https://maps.app.goo.gl/35Tg47CThQ1t6NWw6
+6282218555888
admin@esqiu.co.id

Wisata Singkawang Bersama 3 Traveller Mengikuti Jejak Film Aruna dan Lidahnya

Sewa Mobil Pontianak Singkawang

Wisata Singkawang Bersama 3 Traveller Mengikuti Jejak Film Aruna dan Lidahnya

3 Traveller Cantik Mengikuti Jejak Aruna dan Lidahnya di Singkawang

Wisata Singkawang Bersama 3 Traveller Mengikuti Jejak Film Aruna dan Lidahnya

Wisata Singkawang Bersama 3 Traveller Mengikuti Jejak Film Aruna dan Lidahnya. 3 traveller yang berdomisili di ibukota Jakarta ini merupakan sahabat karib yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Agenda perjalanan wisata keliling Indonesia selalu dilakukan bersama-sama. Mereka travelling disela-sela kesibukkan masing-masing dalam pekerjaannya. Mari kita berkenalan dengan mereka bertiga yang semuanya berasal dari latar belakang yang berbeda namun menjadi satu karena mempunyai hobby yang sama dan menjadi simbol atau icon keragaman serta toleransi yang sebenarnya bagi bangsa Indonesia. Pertama adalah Susan Oktania. dalam akun instagramnya beliau merupakan “Penikmat Nusantara”. Diawal instagramnya sosok yang lucu ini sudah dalam posisi duduk bersila di atas batu di daerah karimun jawa.

Wisata Singkawang Sunset di Puncak Rindu Alam Tanjung Bajau

Wisata Singkawang Sunset di Puncak Rindu Alam Tanjung Bajau

Tempat Wisata di Singkawang

Dalam akun instagramnya yaitu “susanoktania” kita bisa mengetahui bahwa traveller yang satu ini selain cantik juga lucu dan mempunyai keunikkan tersendiri.

Susan Oktania -Traveller Penikmat Nusantara-

Susan Oktania -Traveller Penikmat Nusantara-, Sumber : Instagram Susanoktania.

Lanjut kita ke traveller yang kedua yaitu Caecilia. Sosok melankolis yang satu ini memang seorang yang sangat detail. Karakter melankolisnya sudah terlihat diawal bertemu. Dengan diawali caption keren di akun instagramnya “caeciliasadja” “Hidup Cuma Sekali, Jangan Sampai Kerjamu Mengganggu Acara Dolanmu.. Keep calm n ayo ngetrip bareng”. Sebelum menuliskan sesuatu atau membuat caption, traveller kece yang satu ini selalu melakukan riset kecil terlebih dahulu, menanyakan dengan sumber suatu objek, tempat atau lainnya mulai dari sejarah, tahun berdiri dan bentuk informasi lainnya yang sudah pasti harus akurat. Mulai Raja Ampat hingga pulau Sumatera sudah dikunjunginya.

Caeciliasdja, Traveller dengan Motto Hidup Cuma Sekali, Jangan Sampai Kerjamu Mengganggu Acara Dolanmu.. Keep calm n ayo ngetrip bareng

Caeciliasdja, Traveller dengan Motto “Hidup Cuma Sekali, Jangan Sampai Kerjamu Mengganggu Acara Dolanmu.. Keep calm n ayo ngetrip bareng”, Sumber : Instagram Caeciliasadja.

Traveller ketiga ini bernama Yohana Silalahi. Karakter sanguin sangat jelas ada di dara asal kota Medan ini. Seluruh pulau di Indonesia sudah dia datangi dan yang akan kita bahas disini adalah kunjungannya di Kota Amoy dengan segala jenis Wisata Singkawang yang kebetulan menjadi tempat terakhir penjelajahan film Aruna dan Lidahnya dimana dalam film ini perannya dimainkan oleh Dian Sastro dan Nicholas Saputra bersama 2 sahabat karibnya.

Yohana Silalahi, Sanguin Traveller

Yohana Silalahi, Sanguin Traveller, Sumber : Instagram Yohanasilalahi12.

Wisata Singkawang

Berawal dari hobby yang sama yaitu jalan-jalan atau travelling. Dengan persiapan dan perencanaan yang matang dan akurat maka tibalah ketiga traveller ini di bumi Khatulsitiwa. Juga karena memiliki semangat yang sama yaitu mengikuti jejak film aruna dan lidahnya dimana salah satu tempat yang didatangi adalah Pontianak dan Singkawang. Untuk di Pontianak akan kita bahas di artikel berikutnya, dan kita akan membahas keseruan 3 traveller ini mengeksplore Wisata Singkawang.

Wisata Kuliner Singkawang

Wisata kuliner Singkawang adalah salah satu hal yang membuat 3 (tiga) traveller cantik ini bersemangat untuk menghabiskan waktu sampai dengan 3 (tiga) hari khusus untuk wisata di Pontianak dan Singkawang. Menginap di Hotel Hongkong Inn yang berada di pusat kota tua di Singkawang. Mengawali hari dengan menelusuri kota tua Singkawang mulai tugu Naga, jejeran kota tua Singkawang yang sangat cocok untuk objek photo wisata Singkawang yang instagramable.

Wisata Singkawang yang Instagramable

Selanjutnya pukul 08.00 memulai petualangan kuliner di kawasan cagar budaya rumah Marga Thjia. Disini juga banyak spot photo wisata Singkawang yang instagramable di dalam kawasan wisata rumah Marga Tjhia. Pagi hari adalah waktu terbaik mengunjungi wisata Singkawang yang satu ini.

Wisata Kuliner Singkawang Choi Pan atau Chai Kue

Dalam kawasan Rumah marga Thjia yang paling menarik adalah adanya kuliner yang sangat hits dan sangat ramai pembelinya. Wisata kuliner Singkawang Coi Pan atau Chai Kue namanya. Toko yang masih dalam lokasi rumah asli marga Thjia ini buka dari pukul 08.00 sd 18.00 wib. Harganya yang sangat terjangkau yaitu idr.1.500,-/pcs juga menjadi salah satu daya tarik kenapa di tempat ini sangat banyak dikunjungi dan bahkan harus antri untuk mencicipinya. Ada berbagai macam jenis pilihan rasa dari coi pan ini. Ada rasa bengkuang, rasa kucai, rasa rebung. Disajikan panas dan hangat membuat 3 traveller cantik ini jatuh cinta dengan kuliner ini.

Setelah puas mengeksplore kawasan cagar budaya marga Thjia, 3 (tiga) traveller ini menuju ke icon wisata Singkawang yaitu klenteng tua atau vihara Bumi Raya. Yang unik dari icon yang satu ini adalah jika di photo dari beberapa sudut kota Singkawang akan nampak cerahnya warna vihara tersebut dengan berlatar belakang masjid raya Singkawang dengan menara atau towernya yang menjulang tinggi.

Pukul 12.00 wib adalah saatnya makan siang. Nah yang paling direkomendasikan disini adalah wisata kuliner Singkawang Bakso Sapi Bakmi Ayam 68 yang berada di jalan Diponegoro pusat kota tua Singkawang. Wisata Kuliner yang satu ini juga menjadi salah satu tempat makan Dian Sastro, Nicholas Saputra bersama dengan kru film Aruna dan Lidahnya. Satu porsi lengkap bakmi spesial ini seharga idr.35.000,-/porsi.

Setelah makan siang, 3 (tiga) traveller ini melanjutkan perjalanan menuju Singkawang Cultural Center (SCC). Ini adalah mini museum yang banyak menyimpan benda-benda bersejarah dari awal terbentuknya kota Singkawang. Infomasi detail tentang Singkawang dibahas tuntas di SCC ini. Selain itu juga terdapat informasi tentang visi misi dari kota Singkawang mulai dari 5, 10, 20 tahun kedepan.

Setelah ke SCC kami lanjut ke wisata kuliner Singkawang Rujak Thai Pui ji yang sangat enak dan menyegarkan. Perporsi dihargai idr.15.000,- dengan isi buah-buahan yang komplit dan bumbu kacangnya yang enak dan lezat dan sangat direkomendasikan dinikmati saat siang hari dengan cuaca Singkawang yang panas karena memang daerah yang dekat dengan lautan.

Baca Juga : 19 wisata Singkawang termasuk wisata kuliner Singkawang

Setelah puas dengan menikmati kuliner Singkawang dan keliling kota Singkawang lalu kami menuju wisata pantai Singkawang. Tujuan kami yaitu wisata pantai Tanjung Bajau yang mempunyai variasi wisata paling lengkap diantara seluruh pantai yang ada di pesisir pantai dari kabupaten Bengkayang hingga Kota Singkawang. Di tanjung bajau ada 5 variasi wisata yaitu Pantai, Dunia Fantasi atau permainan anak, Kolam Renang, Kebun Binatang dan Puncak Rindu Alam. Tujuan utamanya adalah ke puncak rindu alam yang juga merupakan salah satu lokasi syuting film “Aruna dan Lidahnya“.

setelah puas menikmati indahnya alam dan suasana pantai di Tanjung Bajau,  pukul 17.30 kami sudah menaiki jalur jalan menuju puncak rindu alam yang hanya bisa dinaiki dengan kendaraan yang prima. Artinya kondisi kendaraan ok, kondisi ban tidak gundul, karena untuk menaiki jalan tersebut dari awal hingga ke puncak harus menggunakan transmisi pertama atau “gigi satu”. Kendaraan prima bisa didapat dari sewa mobil Pontianak Singkawang yang merupakan partner perjalanan 3 (tiga) traveller yang mempunyai visi mengikuti jejak film “Aruna dan Lidahnya”.

Setelah puas menikmati sunset di Puncak Rindu Alam kami kembali pulang ke kota Singkawang untuk makan malam menikmati wisata kuliner Singkawang.

Pilihannya kali ini adalah mi tiauw asuk/asu’ atau warga setempat mengenalnya dengan nama mie angus. Harga perporsi idr.15.000,-. Mie asu’ tidak menggunakan daging tapi hanya menggunakan telur dengan sayur daun katup (daun cangkok manis dalam istilah bahasa lokal).

Setelah selesai makan malam dan puas berkeliling semua tempat wisata di Singkawang,  saatnya kami kembalikan ke hotel masing-masing untuk beristirahat dan kembali pulang untuk melanjutkan wisata Pontianak.

Menurut 3 traveller cantik ini semua tempat atau destinasi baik wisata Singkawang atau wisata kuliner yang ada di film Aruna dan Lidahnya sudah didatangi dan merasa puas, namun hanya 1 tempat yang belum ketemu menurut mereka yaitu, gerobak nasi goreng di Singkawang dimana di lokasi tersebut adegan paling romantis dari seluruh film Aruna dan Lidahnya. Akhirnya 3 traveller ini memutuskan membuat rencana untuk kembali lagi ke Singkawang untuk berburu tempat itu dan mencicipi kuliner Singkawang yang belum dicicipi seperti bakso sapi 21, kawasan kuliner non halal dalam komplek pasar turi,  dan bakmi Aliong Singkawang yang terkenal sangat murah yaitu idr.15.000,- dan konon katanya sangat enak versi kuliner non halal.

Demikian keseruan, perburuan Wisata Singkawang Bersama 3 Traveller Mengikuti Jejak Film Aruna dan Lidahnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *